• Selasa, 4 Oktober 2022

The Food Opera, Restoran Khas Arab di Kota Bandung

- Sabtu, 18 Desember 2021 | 19:36 WIB
The Food Opera, Restoran Khas Arab di Kota Bandung (Instagram/@foodoperaexpress)
The Food Opera, Restoran Khas Arab di Kota Bandung (Instagram/@foodoperaexpress)

DOBRAK.CO - Untuk pecinta kuliner berbahan dasar daging kambing, Arab cuisine, dan santapan khas Timur Tengah lainnya kali ini bisa berbahagia. Hal ini dikarenakan kini di Bandung hadir resto yang menyajikan makanan khas Timur Tengah.

Dan Anda tidak perlu merasa khawatir, sang pemilik sudah menyesuaikan taste orang Indonesia dalam santapan Arab cuisine ini sehingga tetap lezat di lidah orang Indonesia.

Jika Anda belum merencanakan libur akhir pekan ini mau kemana, maka resto di Bandung yang satu ini patut Anda kunjungi.

The Food Opera adalah resto bermenu santapan khas Timur Tengah yang menyasar pasar di kalangan middle. Maka tidak heran jika harganya pun pas di kantong. Berbagai menu ditawarkan mulai dari Nasi Kebuli, Kambing Bakar, Basmati Biryani Kambing Bakar, Maroccan Lamb, Nampan Nasi Arab Madhbi, dan menu lainnya yang bisa disantap bahkan dilengkapi dengan paket untuk ber-10 atau ramai-ramai bersama keluarga, saudara, dan rekan.

Melansir laman prinfo.com pada 18 Desember 2021, disampaikan pemilik The Food Opera, Tina Ratnaningsih, resto yang berlokasi di Jalan Gandapura, Bandung ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya sukses diminati resto serupa di Pekanbaru.

Baca Juga: Perpaduan Kuliner Khas Jawa Barat dan Yogyakarta dalam Celetot

"Ini yang kedua, sebelumnya sudah ada di Pekanbaru dan sudah berdiri sekitar 4 tahunan. Alhamdulillah di Pekanbaru cukup diminati dan banyak permintaan. Akhirnya kami mencoba menyasar pasar Bandung, karena kebetulan juga saya asli dari Bandung. Untuk resto yang di Bandung ini sudah 6 bulan berdiri. Alhamdulillah peminatnya juga cukup banyak," ucapTina.

Adapun resto di Bandung ini, disebutkan Tina sebagai kitchen center yang menyuplai kemitraan dan bahkan yang di Pekanbaru pun di suplai dari Bandung. Tina mengatakan pada tahun 2019 ini akan berfokus pada pengembangan pasar dan makanan bekemasan instan.

"Hal ini dipicu karena banyaknya permintaan untuk santapan khas Timur Tengah ini bisa dibawa ke luar kota atau ke tempat lain sebagai oleh-oleh. Karena itu kami mulai mengembangkan kemasan instan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Reza Fauzan

Tags

Terkini

Nikmatnya Bakmi Pelita 2, Enak dan Melegenda Sejak 1988

Jumat, 23 September 2022 | 13:52 WIB

Simak, Berikut Sejarah Berdirinya Es Cendol Elizabeth

Jumat, 16 September 2022 | 16:29 WIB

Lotek Alkateri, Kuliner Legendaris Khas Sunda Sejak 1988

Jumat, 16 September 2022 | 14:01 WIB

Lengkong Kecil, Surganya Kuliner Malam di Kota Bandung

Jumat, 9 September 2022 | 11:34 WIB
X