• Selasa, 25 Januari 2022

1.345 Guru dan Pengawas PAI Ikut Seleksi Calon Pelatih Pengembangan Keprofesion Berkelanjutan

- Senin, 25 Oktober 2021 | 19:19 WIB
1.345 Guru dan Pengawas PAI Ikut Seleksi Calon Pelatih Pengembangan Keprofesion Berkelanjutan. (kemenag.go.id)
1.345 Guru dan Pengawas PAI Ikut Seleksi Calon Pelatih Pengembangan Keprofesion Berkelanjutan. (kemenag.go.id)

DOBRAK.CO - Seleksi calon Pelatih Nasional dan Pelatih Provinsi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru PAI tahun 2021 ramai peminat. Total ada 1.345 guru dan pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mendaftar dan ikut seleksi.

Seleksi ini dilaksanakan dari selama tujuh hari, 24 – 31 Oktober 2021. Seleksi tahap pertama adalah Tes Berbasis Komputer yang dilakukan secara daring, di Jakarta, Minggu (24/10/2021).

Direktur PAI Kemenag Amrullah mengatakan, seleksi ini merupakan langkah untuk mendapatkan pelatih yang memiliki kompetensi dan penguasaan substansi Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), serta teknis pembelajaran yang efektif, interaktif, dan komunikatif.

Dikatakan Amrullah, peningkatan kompetensi guru PAI merupakan bagian dari upaya Kemenag dalam peningkatan kualitas beragama dan juga moderasi beragama. Sehingga, pelatih yang memiliki kompetensi tentunya akan berdampak pada kualitas guru PAI.

“Semoga semua tahapan seleksi berjalan lancar dan peserta dapat memenuhi passing grade yang telah ditentukan. Sehingga, ajang ini menghasilkan pelatih PKB yang memiliki kompetensi dan kualitas,” kata Amrullah.

Baca Juga: Akabri 89 Gelar Vaksinasi di Banten, Sasar 5.000 Warga

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Direktorat PAI Rizky FA menambahkan, peserta seleksi merupakan guru dan pengawas PAI yang direkomendasikan oleh Kanwil Kemenag Provinsi.

Dikatakan Rizky, dari 1.345 yang mengikuti Tes Berbasis Komputer, 288 orang dari unsur pengawas, 51 guru PAI pada Taman Kanak Kanak (TK), 344 guru PAI pada Sekolah Dasar (SD), 324 guru PAI pada Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 338 guru PAI pada SMA/SMK.

“Tes dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama tes berbasis komputer, tahap kedua penilaian portofolio, dan selanjutnya wawancara,” terang Rizky. (*)

Editor: Alvian Hamzah

Tags

Terkini

Komisi VIII Apresiasi IAIN Bukittinggi

Selasa, 23 November 2021 | 23:29 WIB

Bertambah Tiga, UIN Lampung Kini Punya 23 Guru Besar

Selasa, 23 November 2021 | 17:44 WIB

Kemenkeu Berkontribusi Dalam Pembangunan Human Capital

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:37 WIB

Kemenag Susun Modul Pendidikan Agama Islam bagi SLB

Senin, 25 Oktober 2021 | 20:27 WIB
X