• Selasa, 6 Desember 2022

129 Tewas dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan, Begini Penjelasan Mahfud MD

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:42 WIB
Suasana kericuhan di laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan.  (©2022 AFP)
Suasana kericuhan di laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan. (©2022 AFP)

DOBRAK.CO - Publik digemparkan dengan tragedi kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang yang memakan korban hingga ratusan orang. Tragedi ini terjadi saat pertandingan sepakbola antara Persebaya dan Arema

Terkait hal ini, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD tampak merespons insiden ratusan suporter yang meninggal dunia usai di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam.

Dalam pernyataannya, Mahfud menekankan, tragedi ini terjadi bukan karena kericuhan antara suporter Persebaya dan Arema.

"Perlu saya tegaskan bahwa tragedi Kanjuruhan itu bukan bentrok antar suporter Persebaya dengan Arema. Sebab, pada pertandingan itu supporter Persebaya tidak boleh ikut menonton. Supporter di lapangan hanya dari Arema," ucap Mahfud melalui akun Instagram resminya pada , Ahad (2/10/2022).

Baca Juga: Hasil Crsytal Palace vs Chelsea: Conor Gallagher Bawa The Blues Curi 3 Poin

Mahfud memaparkan, tidak ada penganiayaan terjadi dalam insiden tersebut. Melainkan, para korban berdesak-desakan dan mengakibatkan adanya korban jiwa.
 
"Para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak, serta sesak nafas. Tak ada korban pemukulan atau penganiayaan antar suporter,"  terang dia.
 
Mahfud pun membeberkan, sejak sebelum pertandingan, pihak aparat sudah berupaya mengantisipasi terjadinya kericuhan melalui berbagai cara, seperti koordinasi dan usul-usul teknis di lapangan.

Diantaranya seperti pertandingan dilaksanakan sore, bukan malam hari, jumlah penonton agar disesuaikan dengan kapasitas stadion, yakni 38 ribu orang.
 
"Tapi usul-usul itu tidak dilakukan oleh panitia yang tampak sangat bersemangat. Pertandingan tetap dilangsungkan malam, dan tiket yang dicetak jumlahnya 42 ribu," tegas Mahfud.

Baca Juga: Persib Bandung vs Persija Jakarta, Teja Paku Alam: Bawa Enjoy

"Pemerintah telah melakukan perbaikan pelaksanaan  pertandingan sepak bola dari ke waktu dan akan terus diperbaiki. Tetapi olahraga yang menjadi kesukaan masyarakat luas ini kerapkali memancing para suporter untuk mengekspresikan emosi secara tiba-tiba," tambahnya.
 
Sebegai informasi, insiden ratusan suporter meninggal terjadi usai pertandingan Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022), malam WIB, mencapai 129 orang.

Jumlah itu pun kemungkinan masih bertambah lantaran masih banyak suporter yang dirawat di rumah sakit (rs) maupun klinik di sekitar Kepanjen, Kabupaten Malang. (Lis)

Halaman:

Editor: Reza Fauzan

Tags

Terkini

X