Ikut Siksorogo Trail Run di Gunung Lawu, Ganjar Pranowo: Potensi Jadi Event Besar

- Senin, 5 Desember 2022 | 09:15 WIB
Ikut Siksorogo Trail Run di Gunung Lawu, Ganjar Pranowo: Potensi Jadi Event Besar. (Dok/Jateng.go.id)
Ikut Siksorogo Trail Run di Gunung Lawu, Ganjar Pranowo: Potensi Jadi Event Besar. (Dok/Jateng.go.id)

DOBRAK.CO - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ikut memeriahkan event Siksorogo Trail Run Lawu Utara, yang digelar di Desa Sikepan, Tawangmangu, Karanganyar, Minggu (4/12/2022).

Pada kesempatan itu, Ganjar Pranowo mengatakan event tersebut sangat potensial untuk menjadi event besar, sekaligus mengenalkan Tawangmangu dan Lereng Lawu yang memiliki banyak tempat menarik untuk sport tourism.

Ganjar Pranowo ikut berlari setelah mengibarkan bendera start untuk kategori 15K. Ia bergabung bersama sekitar 900 pelari trail run 15K, menaklukkan rute naik turun berbatu, tanah basah, dan beberapa genangan air. Sekaligus melihat keindahan alam di Lereng Lawu Utara, tepatnya di sekitar Desa Sikepan.

“Rutenya tadi bagus, untuk trail runner ini keren. Jadi kalau mereka suka naik gunung, suka lari, ini wow, tempat yang sangat menantang, suasana di lereng Gunung Lawu, keren banget. Cuacanya juga mendukung, nggak terlalu dingin, agak sedikit mendung dan tidak panas. Pasti enak tenan,” kata Ganjar, seusai mencoba rute Siksorogo Trail Run Lawu Utara.

Baca Juga: Gunung Semeru Kembali Erupsi, Jepang Siaga Tsunami?

Selama berlari, Ganjar sesekali terlihat meladeni candaan para pelari yang melintas di kanan kirinya. Ia juga beberapa kali melemparkan candaan dan semangat kepada para pelari. Misalnya, ketika melihat antrean pelari yang menghindari genangan air.

“Wah waktuku terhambat lagi dong ini. Trail run kok takut sama air. Gini lho,” seloroh Ganjar kepada pelari sambil menerobos antrean dan masuk ke dalam genangan air.

Tak hanya itu, sisi humor Ganjar semakin menjadi ketika menemukan sepasang sol sepatu milik pelari yang lepas. Ia juga menggunakan tagline Siksorogo Trail Run Lawu Utara “Capek Itu Apa” untuk menyemangati para pelari.

“Lha ini, capek itu apa? Lalu saya bawa ini, tadi nemu sol sepatu yang lepas, eh ini nemu lagi berarti si pemilik ini larinya tanpa sol sepatu. Kita bawa untuk dijadikan monumen, atau nanti diumumkan di garis finish yang kehilangan sol sepatu suruh hubungi panitia,” candanya.

Halaman:

Editor: Reza Fauzan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gubernur Khofifah Tinjau Venue Resepsi 1 Abad NU

Senin, 6 Februari 2023 | 08:42 WIB

Pagi Ini, Gempa 4,2 Magnitudo Guncang Kota Bogor

Sabtu, 4 Februari 2023 | 12:37 WIB

Kembangkan UMKM, Magelang Resmikan IKM Center

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:57 WIB

BPBD: 5.292 Warga Terdampak Banjir Parepare Sulsel

Jumat, 3 Februari 2023 | 14:43 WIB
X