• Selasa, 6 Desember 2022

Emil Dardak Dorong Maksimalisasi Tol untuk Akses Logistik

- Kamis, 24 November 2022 | 09:31 WIB
Emil Dardak Dorong Maksimalisasi Tol untuk Akses Logistik. (Dok/Kominfo Jatim)
Emil Dardak Dorong Maksimalisasi Tol untuk Akses Logistik. (Dok/Kominfo Jatim)

DOBRAK.CO - Plt. Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Dardak mendorong adanya maksimalisasi penggunaan akses jalan tol oleh industri logistik dan forwarding untuk menggenjot perekonomian Jawa Timur.

Pasalnya, salah satu penggerak roda perekonomian Jatim dan Indonesia adalah logistik. Di mana dari akses logistik yang baik, Jatim menyumbang 1/5 dari perdagangan di Indonesia.

"Tol yang menyambungkan Jakarta dengan Surabaya, serta Malang bahkan Probolinggo, telah meningkatkan kelancaran logistik di Indonesia dan Jatim sendiri. Karena itu pemanfaatkan jalan tol, terutama utilisasi Transjawa harus digencarkan untuk menggenjot perekonomian," ungkapnya dalam Musyawarah Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia / Indonesian Logistics & Forwarder Association (ALFI/ILFA) 2022 di Hotel Shangri-La Surabaya, Rabu (23/11/2022).

"Tingkat utilisasi jalan tol untuk logistik masih bisa dioptimalisasi lagi. Ini karena logistik adalah salah satu kunci dalam meningkatkan kapasitas ekonomi kita," imbuhnya.

Baca Juga: Bangkitkan Ekonomi, Sandiaga Uno akan Tindak Lanjuti PP 24/2022

Transportasi dan pergudangan dicatatkan oleh Badan Pusat Statistik menyumbang 28.2% pada perekonomian Jatim. Oleh karena itu, Emil Dardak memandang bahwa aksesibilitas jalan tol bagi logistik dan forwarder memiliki peran krusial dalam kebangkitan Jawa Timur.

"Perekonomian ini diperkuat oleh industri logistik dan forwarder. Logistik menerima perhatian besar dari pemerintah, karena itu Indonesia menggenjot infrastruktur untuk meningkatkan daya saing," katanya.

Emil menyebutkan bahwa infrastruktur, terutama tol ini, sangat menunjang kegiatan industri yang memberikan sumbangsih terbanyak bagi wilayah Jatim. Hal ini akan makin ditunjang dengan adanya identifikasi kawasan industri potensial di wilayah Selingkar Wilis dan Ngawi.

"Telah diidentifikasi kawasan industri potensial di ngawi dan nganjuk. Di sini, Industri padat karya potensial sekali. Pemanfaatan jalan tol dan akses logistik pun dapat menjadi lebih optimal. Harapan kita, kawasan industri yang berorientasi pada akses tol akan bisa meningkatkan produktivitas dan alur supply and demand," sebutnya.

Halaman:

Editor: Reza Fauzan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Duh, Bus DAMRI di Kota Bandung Banyak Mati Pajak

Minggu, 4 Desember 2022 | 10:34 WIB
X