• Senin, 5 Desember 2022

Gubernur Khofifah Komitmen Usut Tuntas Tragedi Stadion Kanjuruhan

- Senin, 3 Oktober 2022 | 15:30 WIB
Gubernur Khofifah Komitmen Usut Tuntas Tragedi Stadion Kanjuruhan. (Dok/Kominfo Jatim)
Gubernur Khofifah Komitmen Usut Tuntas Tragedi Stadion Kanjuruhan. (Dok/Kominfo Jatim)

DOBRAK.CO - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan bahwa pemerintah secara sinergis serius dan berkomitmen untuk mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan yang telah menewaskan sebanyak 125 orang usai Laga Derby Jatim Arema vs Persebaya.

Para pejabat dari pusat turun langsung ke Malang untuk memastikan bahwa investigasi penyebab insiden segera dilakukan dengan maksimal, dan para korban baik yang meninggal dunia, luka berat, maupun luka ringan mendapatkan pelayanan yang terbaik.

“Yang ingin saya sampaikan bahwa hadirnya pejabat pemerintah pusat penanda kuatnya komitmen melakukan investigasi hingga tuntas terkait insiden di Kanjuruhan. Pun begitu dengan Pemprov, Pemkab maupun Pemkot, kami bersama sama akan fokus dan memastikan bahwa pelayanan terbaik diberikan pada para korban insiden Kanjuruhan baik yang meninggal dunia, luka berat maupun luka ringan,” tandas Khofifah, usai meninjau Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (2/10) malam.

Baca Juga: Andika Perkasa Pastikan Beri Sanksi Pidana Personel TNI yang Represif pada Supporter

Ia juga menegaskan bahwa yang masih dirawat di rumah sakit, semua biaya perawatan ditanggung oleh pemerintah. Sehingga dipastikan bahwa mereka yang tengah menjalani perawatan tidak mengalami kendala khususnya biaya.

“Seluruh layanan kesehatan yang diberikan untuk para korban insiden Kanjuruhan, baik yang ada di rumah sakit di Kabupaten Malang, Kota Malang, RS Saiful Anwar milik Pemprov Jawa Timur, semua atas tanggungan pemerintah. Untuk RSSA misalnya menjadi tanggungan Pemprov Jatim," kata Khofifah.

Tak hanya itu, Gubernur Khofifah menyampaikan, Pemprov Jawa Timur juga telah memberikan santunan takziah secara bertahap bagi korban meninggal dunia masing-masing sebesar Rp 10 juta. Kita akan mempercepat agar santunan takziyah segera diterima oleh keluarga ahli waris.

"Bagi yang meninggal dunia Pemprov telah menyampaikan bertahap secepat mungkin untuk memberikan santunan takziyah masing-masing Rp 10 juta. Kalau warga Kota Malang, maka Pemkot Malang juga memberikan Rp 10 juta. Kalau warga Kabupaten malang maka dari Pemkab Malang Rp 10 juta dan dari Bank Jatim Rp 5 juta," jelas Khofifah.

Baca Juga: DPR RI Apresiasi Program Sertifikasi Halal Gratis Kemenag

Halaman:

Editor: Reza Fauzan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Jepang Siaga Tsunami?

Senin, 5 Desember 2022 | 08:59 WIB

Jokowi Tekankan 5 Hal Terkait Pemilu 2024, Apa Saja?

Sabtu, 3 Desember 2022 | 22:35 WIB

KKP Fokus Tingkatkan Kualitas SDM KP di Tahun 2023

Sabtu, 3 Desember 2022 | 21:00 WIB
X