• Selasa, 4 Oktober 2022

Alasan KPK Belum Jemput Paksa Lukas Enembe: Tak Ingin Ada Pertumpahan Darah

- Selasa, 20 September 2022 | 20:17 WIB
Lukas Enembe (Ilustrasi)
Lukas Enembe (Ilustrasi)

DOBRAK.CO - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memutuskan untuk menempuh cara penjemputan paksa terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe karena tak ingin ada pertumpahan darah.

Hal tersebut disebabkan kondisi keamanan di Papua yang saat ini sedang memanas karena banyaknya massa yang membela Lukas Enembe.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menjelaskan KPK tengah melihat situasi dan kondisi kemanan di Papua yang masih belum memungkinkan untuk melakukan penjemputan paksa.

Baca Juga: Sentil Najwa Shihab, Nikita Mirzani: Dia Bukan Jurnalis, Tapi Jubirnya Kadrun

Alex kembali menuturkan, KPK siap mengambil langkah agar jangan sampai terjadi hal yang tak diinginkan dari penjemputan paksa terhadap Lukas Enembe.

KPK juga tidak ingin terjadi kerusuhan atau pertumpahan darah dari penjemputan paksa terhadap Lukas Enembe.

Baca Juga: PWI Jabar Desak Kepolisian Usut Tuntas Dugaan Penganiayaan Dua Wartawan di Karawang

"Kita tidak ingin ada pertumpahan darah atau apapun kerusuhan yang terjadi sebagai akibat upaya-upaya yang kita lakukan," ujarnya kepada wartawan, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (19/9/2022).

Sekarang, lanjut Alexander, KPK masih menunggu itikad baik dari Lukas Enembe tanpa perlu dijemput paksa.

Halaman:

Editor: Reza Fauzan

Tags

Terkini

Pemerintah Bentuk TGIPF Usut Tragedi Kanjuruhan

Selasa, 4 Oktober 2022 | 10:10 WIB
X