• Selasa, 4 Oktober 2022

Jokowi Bahas Krisis Global hingga Subsidi BBM dengan Para Pimpinan Lembaga Negara

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:28 WIB
Jokowi Bahas Krisis Global hingga Subsidi BBM dengan Para Pimpinan Lembaga Negara. (Dok/BPMI Setpres)
Jokowi Bahas Krisis Global hingga Subsidi BBM dengan Para Pimpinan Lembaga Negara. (Dok/BPMI Setpres)

DOBRAK.CO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan para pimpinan lembaga negara di Istana Negara, Jakarta, Jumat (12/08/2022).

Dalam keterangannya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membahas tentang krisis global yang sedang terjadi di beberapa negara di dunia, mulai dari krisis pangan, krisis energi, hingga krisis keuangan.

“Kita berbicara mengenai krisis global yang berkaitan dengan krisis pangan, krisis energi, dan juga krisis keuangan. Kita berbagi, sharing mengenai hal-hal yang berkaitan dengan domestik kita, baik yang berkaitan dengan pangan, yang berkaitan dengan energi, dan juga yang berkaitan dengan keuangan,” ujar Jokowi.

Selain itu, Jokowi menuturkan bahwa pertemuan tersebut juga membahas tentang subsidi pemerintah dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga energi.

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Kinerja Perekonomian Indonesia Kuartal II Sangat Impresif

Presiden Jokowi juga menyebut, saat ini Indonesia telah memberikan jumlah subsidi yang cukup besar dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Cari negara yang subsidinya sampai Rp502 triliun karena kita harus menahan harga Pertalite, gas, listrik, termasuk Pertamax, gede sekali. Tapi apakah angka Rp502 triliun ini masih terus kuat bisa kita pertahankan?” tutur Kepala Negara.

Presiden Jokowi pun meminta jajarannya untuk terus waspada apabila APBN tidak lagi kuat untuk memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) secara terus menerus sehingga terjadi kenaikan harga di masyarakat. Bahkan menurut Presiden, saat ini kenaikan harga BBM sudah terjadi di banyak negara di dunia.

“Ya kalau bisa ya alhamdulillah baik, artinya rakyat tidak terbebani. Tapi kalau memang APBN tidak kuat bagaimana? Kan negara lain harga BBM-nya sudah Rp17 ribu, Rp18 ribu, sudah naik dua kali lipat semuanya. Ya memang harga ekonominya seperti itu,” ucap Presiden.

Halaman:

Editor: Reza Fauzan

Tags

Terkini

Pemerintah Bentuk TGIPF Usut Tragedi Kanjuruhan

Selasa, 4 Oktober 2022 | 10:10 WIB
X