• Kamis, 19 Mei 2022

Empat Daerah Terdeteksi PMK, Ganjar Pranowo: Bisa Diobati, Tidak Usah Panik

- Jumat, 13 Mei 2022 | 09:26 WIB
Empat Daerah Terdeteksi PMK, Ganjar Pranowo: Bisa Diobati, Tidak Usah Panik. (Dok/Jatengprov.go.id)
Empat Daerah Terdeteksi PMK, Ganjar Pranowo: Bisa Diobati, Tidak Usah Panik. (Dok/Jatengprov.go.id)

DOBRAK.CO - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan.

Imbauan itu dilontarkan Ganjar Pranowo menyusul adanya empat daerah di Jawa Tengah yang terdeteksi penyakit tersebut.

“Di beberapa tempat sudah ada seperti Boyolali, Rembang, Banjarnegara, dan Wonosobo. Sudah ada empat kabupaten yang kita deteksi. Kita sudah pastikan dengan kawan-kawan di Dinas Peternakan termasuk dokter hewan. Ini bisa diobati, jadi tidak usah panik,” kata Ganjar, saat meninjau hasil bantuan paket ternak sapi di Kelompok Tani-Ternak Guyub Rukun, Desa Sumanding, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Kamis (12/5/2022).

Ganjar Pranowo menjelaskan, pengecekan intensif juga terus dilakukan. Laporan sementara dari surveilans di lapangan, hewan ternak yang terdeteksi PMK tidak banyak di Jawa Tengah. Pemerintah sudah menyiapkan langkah untuk menempatkan hewan yang terinfeksi ke tempat karantina.

Baca Juga: Genjot Transaksi Digital, PT INTI Luncurkan Marketplace Online

“Jadi ini karantina hewan, sehingga kita bisa kasih treatment. Kawan-kawan sekarang saya minta lagi ke lapangan. Semua siapkan antisipasi, kecuali nanti jadi pandemi besar tindakan kita akan lebih lagi,” jelasnya.

Ditambahkan, antisipasi tersebut termasuk menyiapkan tim khusus untuk menangani PMK. Terutama antisipasi apabila terjadi ledakan kasus dan meluas menjadi pandemi.

“Kita sudah siapkan tim, Kepala Dinas Peternakan sudah menyiapkan draft-nya. Mungkin hari ini atau besok, atau awal pekan depan tim sudah siap untuk menyerbu. Kita belajar dari pandeminya manusia,” bebernya.

Baca Juga: Cegah PMK, Kota Bandung Perketat Jalur Masuk Hewan Ternak

Halaman:

Editor: Reza Fauzan

Tags

Terkini

X