• Kamis, 19 Mei 2022

Bio Farma dan MDI Ventures Buka Layanan Modal untuk Startup Kesehatan

- Kamis, 12 Mei 2022 | 19:49 WIB
Bio Farma dan MDI Ventures Buka Layanan Modal untuk Startup Kesehatan. (Dok/Humas BUMN)
Bio Farma dan MDI Ventures Buka Layanan Modal untuk Startup Kesehatan. (Dok/Humas BUMN)

DOBRAK.CO - MDI Ventures perusahaan modal ventura milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk bersama dengan Bio Farma meluncurkan Bio-Health Fund pada Kamis (12/5/2022).

Bio-Health Fund merupakan sebuah badan investasi yang melakukan pendanaan tahap awal dan tahap pengembangan bagi startup yang berfokus pada kategori biotek dan layanan kesehatan.

Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury yang hadir dalam kesempatan ini menyampaikan, Indonesia menghadapi berbagai tantangan terkait industri kesehatan.

“Saat ini Indonesia mempunyai berbagai tantangan, antara lain yang terkait industri kesehatan, bagaimana kita di Indonesia bisa mengembangkan teknologi baru dibidang kesehatan, baik itu yang terkait bio sciences, farmasi dan industri teknologi digital kesehatan. Hal ini menjadi alasan Kementerian BUMN mendorong Bio Farma Grup bersama Kimia farma dan Indofarma untuk dapat melakukan pengembangan di bidang teknologi serta berinvestasi di bidang startup" katanya.

Baca Juga: IDF Kecam Insiden Tewasnya Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Pahala melanjutkan, tantangan selanjutnya adalah pangan. Setelah pengembangan di bidang kesehatan selanjutnya diupayakan partnership antara MDI Ventures dengan BUMN di bidang pangan seperti PTPN, ID Food dan Perhutani untuk mengembangkan industri pangan. Ketiga, tantangan utama adalah new energy sehingga kita mendorong Pertamina membangun new venture untuk pengembangan new energy.

Bio-Health Fund diharapkan akan berkontribusi sinergi kepada Bio Farma yang merupakan Limited Partnership (LP) utama, juga berfungsi peluang bagi Bio Farma untuk meningkatkan kapabilitas perusahaan dalam bidang penelitian biotech, dalam mendukung Bio Farma sebagai Holding BUMN yang bergerak dalam bidang kesehatan dan layanan end-to-end.

Sementara itu menurut Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, Bio Farma sebagai induk Holding BUMN Farmasi, akan menambah portofolio selain vaksin dan serum.

"Seperti saat pandemi ini, kami berinovasi untuk memproduksi kit diagnostik berupa mBio-Cov dan Biosaliva, yang merupakan hasil kolaborasi dengan perusahaan startup. Dengan adanya Bio-Health Fund ini, akan meningkatkan kapabilitas Bio Farma, dalam hal inovasi produk-produk life science, dan produk healthtec seperti telemedicine dan lain sebagainya dan ultimate goalnya adalah membentuk ekosistem kesehatan nasional”, ungkap Honesti.

Halaman:

Editor: Reza Fauzan

Tags

Terkini

X