• Selasa, 25 Januari 2022

HNW Apresiasi Lomba Baca Kitab Kuning Di DKI Jakarta

- Senin, 6 Desember 2021 | 19:49 WIB
HNW Apresiasi Lomba Baca Kitab Kuning Di DKI Jakarta. (mpr.go.id)
HNW Apresiasi Lomba Baca Kitab Kuning Di DKI Jakarta. (mpr.go.id)

DOBRAK.CO - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tahunan nasional ; Lomba Baca Kitab Kuning, yang diselenggarakan oleh PKS.

Hidayat berharap kegiatan tersebut menyemangati para Santri dan bangsa Indonesia untuk meningkatkan kwalitas ilmu, amal dan wawasan mereka, dengan meningkatkan minat baca. Sebagaimana yang diteladankan oleh para bapak bangsa dan ulama-ulama pendiri bangsa, agar Santri generasi milenial bisa lebih berkontribusi dalam mencintai peradaban. Dan berkontribusi membangun Indonesia secara lebih baik lagi.

Pernyataan tersebut disampaikan Hidayat pada final Lomba Baca Kitab Kuning V tingkat Provinsi DKI Jakarta tahun 2021. Lomba Baca Kitab Kuning V tingkat Provinsi DKI Jakarta, itu diselenggarakan oleh Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, pada Senin (06/12/2021).

HNW sapaan akrab Hidayat Nur Wahid mengatakan, membaca Kitab Kuning di kalangan Pesantren merupakan salah satu warisan para ulama pendiri bangsa di Indonesia. Ia menyebut beberapa ulama pendiri bangsa berlatar belakang Ormas dan Orpol, seperti KH Hasyim Asy’ari, KH Ahmad Dahlan, KH Wahab Hasbullah, Ki Bagus Hadikusumo, KH Wahid Hasyim, KH Kahar Mudzakkir, H Agus Salim, KH. A Sanusi, hingga M Natsir yang merupakan Ulama Pejuang dari kalangan pesantren, mereka juga akrab dengan Kitab Kuning.

“Mereka adalah pembaca Kitab Kuning yang tekun, dan berasal dari beragam pesantren. Para Kiai atau ulama pendiri bangsa itu semakin mempelajari kitab kuning, semakin paham Agama Islam, semakin berjuang untuk Indonesia. Mencintai dan mempertahankan Indonesia Merdeka bahkan dengan semangat fatwa berjihad untuk Indonesia. Artinya, semakin ‘tafaqquh fiddin’ (mendalami agama Islam), semakin banyak kitab yang mereka baca, semakin mencintai dan berani membela Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga: Bamsoet: Menkeu dan Pimpinan MPR Sepakat Bertemu Guna Tingkatkan Sinergisitas

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), ini menambahkan warisan para ulama pendiri bangsa yang gemar membaca tersebut perlu terus dijadikan inspirasi dan dilanjutkan bersama. Apalagi, salah satu survey dari UNESCO beberapa tahun lalu, disebut bahwa minat membaca masyarakat Indonesia sangat rendah.

“Indonesia menduduki peringkat 60 dari 61 negara yang disurvey. Dari 1000 orang di Indonesia, yang memiliki minat baca hanya 1 orang. Ini tantangan yang sangat besar, padahal kita mewarisi semangat baca yang luar biasa dari para pendiri bangsa, termasuk dari kalangan Ulamanya,” tukasnya. (*)

Editor: Alvian Hamzah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Plt Irjen Minta Jajarannya Serius Kawal Kemenag Bersih

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:24 WIB

Bamsoet Dorong Pengembangan Koperasi Syariah

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:17 WIB

Fraksi NasDem Setujui RUU TPKS jadi Usul Inisiatif DPR

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:06 WIB
X