• Selasa, 25 Januari 2022

Pendistribusian Gamelan di DIY, GKR Hemas Berharap Pesantren Jadi Prioritas

- Senin, 6 Desember 2021 | 19:11 WIB
Pendistribusian Gamelan di DIY, GKR Hemas Berharap Pesantren Jadi Prioritas. (dpd.go.id)
Pendistribusian Gamelan di DIY, GKR Hemas Berharap Pesantren Jadi Prioritas. (dpd.go.id)

DOBRAK.CO - Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta menerima seperangkat gamelan kuningan pelog dan slendro dari Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) D.I. Yogyakarta. Seremoni serah terima Hibah Gamelan D.I. Yogyakarta tersebut diserahkan langsung oleh GKR Hemas dan diterima oleh KH. Afif Muhammad selaku Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak dan Ketua Yayasan Ali Maksum Yogyakarta di halaman Pesantren Krapyak pada Senin (06/12/2021).

Permaisuri dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX tersebut mengatakan bahwa permintaan gamelan sangat banyak dan sudah ada daftar tunggu yang panjang. Tidak hanya dari Yogyakarta seperti sekolah, desa budaya, instansi-instansi, melainkan juga dikirim ke kedutaan di luar negeri seperti Rusia, Jepang, Finlandia, dan lain sebagainya. Bahkan di sana telah masuk dalam kurikulum perguruan tinggi.

“Meskipun antre, tetapi saya mendesak agar pondok pesantren jadi prioritas. Dan hari ini terwujud. Kami dapat menyerahkan seperangkat gamelan pelog slendro lengkap. Gamelan ini merupakan salah satu kekuatan budaya kita sehingga dapat memperkuat karakter bangsa. Kalau budayanya kuat, bangsa kita juga pasti kuat,” ujar anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal D.I. Yogyakarta tersebut dalam sambutannya.

Lebih lanjut, GKR Hemas berharap agar nantinya tidak hanya santri putra yang belajar gamelan, santri putri juga perlu diberi pelatihan yang sama. Hal ini dapat menambah nilai santri, tidak hanya memahami pelajaran agama, tetapi juga dapat melakukan praktik budaya.

Dalam sambutan atas nama Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak, Ibu Nyai Hj. Ida Rufaida Ali Maksum menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia menyatakan bahwa hubungan antara Pesantren Krapyak dengan Keraton sudah terjalin sejak awal pendiriannya.

“Pondok Pesantren Krapyak didirikan oleh Simbah K.H. Munawwir yang cukup dekat dengan Keraton, dan kedekatan itu terjalin terus-menerus. Bahkan dalam beberapa hajatan di Krapyak, pihak Keraton pun turut hadir. Kami sebagai penerus mengupayakan agar pesantren ini terus berkembang,” kata Nyai Hj. Ida.

Baca Juga: Jelang Keberangkatan Haji dan Umrah, Yandri Susanto Minta Pemerintah Waspadai Virus Omicron

Berkaitan dengan Hibah Gamelan yang baru saja diterima oleh lembaganya, Nyai Hj. Ida menilik sejarah, bahwa gamelan merupakan media dakwah para wali dengan pendekatan kebudayaan. (*)

Editor: Alvian Hamzah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Plt Irjen Minta Jajarannya Serius Kawal Kemenag Bersih

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:24 WIB

Bamsoet Dorong Pengembangan Koperasi Syariah

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:17 WIB

Fraksi NasDem Setujui RUU TPKS jadi Usul Inisiatif DPR

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:06 WIB
X