• Selasa, 25 Januari 2022

Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta Raih Best Tourism Village dari UNWTO

- Minggu, 5 Desember 2021 | 17:57 WIB
Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta Raih Best Tourism Village dari UNWTO. (Dok/Kemenparekraf.go.id)
Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta Raih Best Tourism Village dari UNWTO. (Dok/Kemenparekraf.go.id)

DOBRAK.CO - Desa Wisata Nglanggeran, yang berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berhasil meraih penghargaan sebagai Best Tourism Village 2021 dari Organisasi Pariwisata Dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO) pada Kamis (02/12/2021).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengapresiasi penghargaan yang diraih oleh Desa Wisata Nglanggeran. Ia mengatakan Desa Wisata Nglanggeran merupakan salah satu destinasi kelas dunia.

"Masyarakat manunggal dengan pemerintah daerah, pengelola, serta masyarakat yang mendorong pariwisata sebagai salah satu penggerak pembangunan desa. Ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dalam rangka memaksimalkan kontribusi desa wisata, lapangan kerja, dan mengurangi kesenjangan di pedesaan," kata Sandiaga dalam keterangannya, Sabtu (4/12/2021).

Baca Juga: Ciptakan Indonesia Emas 2045, Ma'ruf Amin Minta Masukan Konstruktif dari Para Cendekiawan

Sandiaga mengungkapkan, penghargaan terhadap Desa Wisata Nglanggeran diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi Indonesia khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Terlebih, sebelumnya Desa Wisata Nglanggeran telah ditetapkan Menparekraf sebagai desa wisata mandiri inspiratif.

"Prestasi ini jadi angin segar di tengah hiruk-pikuk pandemi dan tantangan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja hampir dua tahun belakangan," katanya.
Selain itu, gelar ini menambah panjang daftar penghargaan yang telah diterima Desa Wisata Nglanggeran. Sebelumnya, pada 2017, desa ini dinobatkan sebagai Desa Wisata Terbaik ASEAN tahun 2017.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu, mengatakan, ada sembilan kriteria penilaian dalam penentuan 44 desa wisata ini sebagai UNWTO Best Tourism Village. Yaitu sumber daya alam dan budaya; promosi dan konservasi sumber daya budaya; keberlanjutan ekonomi; keberlanjutan sosial; keberlanjutan lingkungan; potensi dan pengembangan pariwisata serta integrasi rantai nilai; tata kelola dan prioritas pariwisata; infrastruktur dan konektivitas; serta kesehatan, keselamatan dan keamanan.

Baca Juga: Erupsi Gunung Semeru: 13 Korban Meninggal Dunia, 2 Berhasil Diidentifikasi

Selain berbagai penghargaan yang telah diraih di tingkat lokal, nasional, dan internasional, proses penilaian dan perolehan Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan dari Kemenparekraf tahun lalu dikatakannya turut mendorong Desa Wisata Nglanggeran mampu memenuhi area evaluasi UNWTO.

Halaman:

Editor: Reza Fauzan

Tags

Terkini

Plt Irjen Minta Jajarannya Serius Kawal Kemenag Bersih

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:24 WIB

Bamsoet Dorong Pengembangan Koperasi Syariah

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:17 WIB

Fraksi NasDem Setujui RUU TPKS jadi Usul Inisiatif DPR

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:06 WIB
X