• Selasa, 7 Desember 2021

Perkuat Kolaborasi, Ditjen Bina Adwil Gelar Rakor Virtual STQHN XXVI Maluku Utara

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 07:35 WIB
Perkuat Kolaborasi, Ditjen Bina Adwil Gelar Rakor Virtual STQHN XXVI Maluku Utara. (kemendagri.go.id)
Perkuat Kolaborasi, Ditjen Bina Adwil Gelar Rakor Virtual STQHN XXVI Maluku Utara. (kemendagri.go.id)

DOBRAK.CO - Meski saat ini kondisi penanganan pandemi Covid-19 dan upaya pemulihan ekonomi nasional kian membaik, namun kondisi tersebut tidak menurunkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk terus menjaga  penerapan disiplin protokol kesehatan. Kamis (21/10/2021).

Termasuk dalam mengawal kegiatan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist Nasional (STQHN) XXVI, yang berlangsung di  Provinsi Maluku Utara dari 16 hingga 25 Oktober 2021. Gelaran ini tak luput dari supervisi dan asistensi pemerintah pusat.

Guna membangun kolaborasi lintas sektoral sebagai dukungan terhadap kegiatan tersebut, Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar rapat koordinasi (Rakor) secara virtual. Rakor ini diikuti lintas sektoral yang melibatkan unsur pemerintah pusat dan jajaran Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Dari pemerintah pusat sendiri meliputi Kemenko Perekonomian, Kemenko PMK, BNPB, Kementerian Agama, Mabes TNI, dan Mabes Polri. Sedangkan dari unsur daerah hadir Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Malut, Danrem 152 Baabullah Maluku Utara, dan Ketua Panitia STQH beserta jajaran.

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan sekaligus Wakil Ketua Satgas Nasional COVID-19 Safrizal ZA mengatakan, saat ini Kemendagri telah menyusun dan akan menerbitkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) terkait penyelenggaraan STQHN XXVI di Provinsi Maluku Utara.

Baca Juga: Kejar Herd Immunity, Jokowi Minta Percepatan Vaksinasi di Kalimantan Selatan

Inmendagri ini akan menjadi pedoman bagi panitia dan seluruh pemangku kepentingan di daerah, agar tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan.

Selain itu, Safrizal ZA menekankan, agar kepada para peserta yang mengikuti kegiatan itu wajib dilakukan testing, tracking, dan tracing untuk mendeteksi penularan Covid-19. "Hal ini sebagai bentuk deteksi dini dan atau antisipasi penularan klaster Covid-19," ujar Safrizal. 

Sesuai arahan Menteri Dalam Negeri, Safrizal juga berpesan untuk menyukseskan kegiatan STQHN dengan aman dan lancar melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak. Kolaborasi itu baik dengan Satgas Covid-19, TNI, POLRI, BNPB, dan K/L yang terlibat. Hal itu terutama dalam mengantisipasi agenda yang berpotensi menimbulkan pengumpulan massa/kerumunan, seperti malam ta’aruf dan penutupan STQHN.

"Kemendagri secara khusus akan menerjunkan tim untuk mengawal dan memonitor penerapan prokes di STQHN XXVI di Provinsi Maluku Utara," tandas Safrizal. (*)

Halaman:

Editor: Alvian Hamzah

Tags

Terkini

BPLJSKB Bekasi Perlu Tingkatkan SDM yang Berkompeten

Senin, 6 Desember 2021 | 20:54 WIB

Hergun: Ekonomi Syariah Tetap Tangguh di Masa Pandemi

Senin, 6 Desember 2021 | 20:36 WIB

HNW Apresiasi Lomba Baca Kitab Kuning Di DKI Jakarta

Senin, 6 Desember 2021 | 19:49 WIB

Obras KaIN PKK Ulas Tips Ibu Siapkan Makanan Bergizi

Senin, 6 Desember 2021 | 18:56 WIB
X