• Selasa, 7 Desember 2021

Pulihkan Ekonomi, Indonesia-Taiwan Tingkatkan Kerja Sama Sektor Industri

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 22:06 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita optimistis pertumbuhan industri 2022 memyentuh 5,5 persen. (setkab.go.id)
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita optimistis pertumbuhan industri 2022 memyentuh 5,5 persen. (setkab.go.id)

DOBRAK.CO - Indonesia dan Taiwan berupaya untuk terus meningkatan kerja sama di sektor industri dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara. Hal ini salah satunya diwujudkan melalui kegiatanIndonesia – Taiwan Industrial Collaboration Forum (ITICF).

“Kami berharap, Indonesia dan Taiwan dapat tumbuh bersama dalam upaya mengembangkan sektor industri manufaktur, khususnya di sektor yang menggunakan teknologi tinggi (high-tech),” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada pembukaan ITICF ke-4 di Jakarta, Rabu (13/10/2021).

Menperin menjelaskan, kolaborasi antara Indonesia dengan Taiwan pada sektor industri dalam kerangka ITICF telah berlangsung sejak tahun 2017 melalui beberapa sub forum, di antaranyaSub-Forum of Shipbuilding, Sub-Forum of Internet of Things (IoT), Sub-Forum of Food and Biotechnology, dan Sub-Forum of Metal Processing. “Kami juga berharap agar ITICF ke-4 ini dapat memperkuat kolaborasi yang telah terbangun serta terus menggali dan mengoptimalkan peluang kerja sama antara kedua belah pihak,” tuturnya.

Penyelenggaraan ITICF ke-4 merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah diadakan pada Desember 2019 di Taipei, Taiwan. Forum ini menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait pengembangan sektor industri kedua negara sejak empat tahun lalu.

Menperin optimistis, kerja sama kedua negara di sektor industri akan mempercepat pemulihan ekonomi akibat imbas pandemi Covid-19. Selain itu, kolaborasi ini dapat berkontribusi secara nyata dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga ITICF ke-4 ini dapat menjadi role model dan platform untuk aksi konkret yang dapat ditindaklanjuti oleh para pelaku industri, sehingga memberikan manfaat luas bagi kedua pihak,” ungkap Agus.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Eko S.A. Cahyanto menyampaikan, pelaksanaan ITICFke-4 berfokus kepada upaya penguatan dan percepatan kolaborasi antara sektor industri Indonesia dan Taiwan, serta untuk menjadikan Indonesia sebagai production base bagi industri kedua pihak.

“Pada ITICF ke-4 ini, dilaksanakan pula duapenandatanganan MoU sebagai upaya yang konkretuntuk mendorong kolaborasi yang lebih kuatdalam pengembangan industri,” ujar Eko. (*)

Editor: Alvian Hamzah

Tags

Terkini

Presiden Jokowi Tanam Mangrove di Abu Dhabi

Kamis, 4 November 2021 | 16:04 WIB
X