Mengingat Kematian, Polisi Pelukis Ini Tampilkan Karya Lewat Memento Mori

- Jumat, 2 Desember 2022 | 20:11 WIB
Lukisan Memento mori 5, karya Chriyshnanda Dwilaksana.(dok/Ist)
Lukisan Memento mori 5, karya Chriyshnanda Dwilaksana.(dok/Ist)

DOBRAK.CO - Mengingat kematian atau memento mori bagi seorang seniman bisa menjadi karya. Termasuk mengingat kematian di kala wabah covid 19 melanda dunia.

Hal ini dibuktikan oleh polisi aktif berpangkat Jenderal bintang satu yang menekuni dunia seni lukis dan akan menampilkan karya-karyanya di Gedung YPK Jl. Naripan No. 9, Kota Bandung pada tanggal 3-13 Desember 2022.

Brigjen Pol Prof. DR. Chriyshnanda Dwilaksana, M. SI demikian nama lengkap seniman lukis yang berstatus sebagai politsi aktif dan akan menampilkan 69 karyanya pada pameran tunggal bertemakan "Memento Mori".

Tema ini diangkat sebagai pengalamannya saat pandemi Covid-19 terjadi, sehingga ia begitu trauma dengan keadaan di sekitar dan akhirnya mengingat akan kematian.

"Pada karya-karya nya ini Chryshnanda, tidak bermaksud untuk menampilkan pesimisme, tapi mementomori merupakan refleksi diri tentang pentingnya mengingat kematian," jelas Isa Perkasa, Kurator Galeri Pusat Kebudayaan.

Baca Juga: Viral, Polisi Usut Pemukulan Imam Masjid saat Pimpin Salat di Bekasi

Hampir semua orang merasakan dampak dari virus covid-19. Kematian akibat pandemi sangat menakutkan dan sulit terhindarkan. Apalagi virus ini bermutasi menyerang manusia, karena pada awalnya belum ditemukan vaksin penolaknya. Disaat virus “delta” begitu menyeramkan mewabah dan korban berjatuhan, kematian seolah makin dekat.

Namun demikian, bagi para seniman, situasi seperti itu justru menjadi saat yang tepat untuk melakukan kontemplasi di studio dalam hidup kecemasan, mengabadikannya di kanvas menjadi suatu karya. Di saat itulah kemudian banyak seniman yang menjadi sangat produktif. Seperti halnya dilakukan oleh seniman yang juga seorang polisi aktif, Chriyshnanda Dwilaksana. Dan gagasan tema covid-19 menjadi tema utama, walaupun ada yang bertema lain diluar covid agar tidak terlalu dalam berfikir saat menghadapi suasana yang membuat stres.

Dalam tema karya periode mementomori ini, Chriyshnanda Dwilaksana menyuguhkan visual tentang duka cita, tentang kepasrahan, tentang jiwa, tentang roh, tentang malaikat pencabut nyawa, tentang kemarahan, tentang doa, tentang mati, tentang kegelisahan, tentang optimisme, tentang nafsu keserakahan, tentang ikhtiar, tentang keyakinan, tentang keyakinan, tentang Tuhan, tentang iman, tentang balas budi, tentang kebimbangan, tentang percaya diri, dan sebagainya.

Halaman:

Editor: Abud Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Big Farmer, Cara Steve Ewon Bangun Desa Tanpa Modal

Selasa, 20 Desember 2022 | 21:20 WIB

Hengky Kurniawan Rilis Lagu Mars Bandung Barat Berkah

Senin, 19 Desember 2022 | 08:21 WIB

Dedi Suryadi, Tukang Sol Sekaligus Pelatih Silat

Kamis, 3 November 2022 | 19:38 WIB

Mantan Koki Nikmati Jualan Gorengan di Cimareme

Minggu, 16 Oktober 2022 | 19:42 WIB

Alfianto, Seniman Tari yang Mencintai Ciganitri

Kamis, 13 Oktober 2022 | 12:45 WIB

Kisah Akiat, Juara Dunia Layangan dari Kota Bandung

Jumat, 16 September 2022 | 09:18 WIB

Elang Nurmansyah, Dari Sepakbola hingga Abdi Negara

Minggu, 7 Agustus 2022 | 10:12 WIB
X