• Minggu, 14 Agustus 2022

Dulu Divonis Bisa Hidup Hingga 7 Tahun, Kini Devi Melawan Talasemia Hingga Usia 46 Tahun

- Selasa, 14 Juni 2022 | 19:04 WIB
Devi Yulianti, yang terus berjuang melawan talasemia hingga usia menginjak 46 tahun.(Foto: humas Kota Bdg)
Devi Yulianti, yang terus berjuang melawan talasemia hingga usia menginjak 46 tahun.(Foto: humas Kota Bdg)

 

DOBRAK.CO - Tak pernah terbayangkan olehnya bisa hidup sampai selama ini. Padahal, dulu ia divonis hanya bisa hidup sampai usia 7 tahun. Namun, kini di usianya yang menginjak 46 tahun, ia masih berjuang terus melawan talasemia bersama 600 orang lainnya di Kota Bandung.

Ia bernama Devi Yulianti. Sejak usia 4 tahun, ia mengidap talasemia. Sebuah penyakit kelainan darah bawaan yang ditandai oleh kurangnya protein pembawa oksigen (hemoglobin) dan jumlah sel darah merah dalam tubuh yang kurang dari normal.

Gejala pada anak-anak biasanya terlihat dari tumbuh kembangnya yang tidak normal. Kulitnya pucat, sesak napas, dan fisiknya lemah.

Kini Devi mengambil peran menjadi Ketua Perhimpunan Penyandang Talasemia Indonesia (PPTI) Kota Bandung.

Ia bersama rekan-rekannya rutin membantu para penyandang talasemia untuk mendapatkan transfusi darah dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Banyak yang baru juga terdeteksi talasemia, banyak juga yang sudah meninggalkan kita karena talasemia. Kemarin saja di bulan Mei ada 6 orang yang meninggalkan kita. Penyebabnya mungkin karena zat besinya makin naik dan daya tahan tubuh juga menurun," ungkap Devi kala ditemui pada kegiatan Hari Donor Darah Sedunia di PMI Kota Bandung, Selasa 14 Juni 2022.

Devi mengatakan, ada yang terkena talasemia di usia dewasa. Ada yang baru ketahuan di usia 42 tahun. Ternyata setelah cek hemoglobin (Hb) itu, baru diketahui dia terkena talasemia mayor dengan Hb 4. Namun, memang kebanyakan terdeteksi sejak usia bayi.

Devi pun membagikan kisah perjuangannya sejak kecil melawan talasemia. Dulu, saat masih usia anak-anak, ia tak hanya melakukan transfusi darah, tapi juga diberikan obat desferal yang disuntikkan 5 kali per minggu.

Baca Juga: Dilimpahkan Polri, Kejagung Proses Berkas Indra Kenz dan Doni Salmanan

Halaman:

Editor: Destiana Dwi Pratiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Link Twibbon HUT RI ke-77, Desain Terbaru dan Unik

Selasa, 9 Agustus 2022 | 10:11 WIB
X