• Selasa, 25 Januari 2022

Bangkitkan Ekonomi, Kemenparekraf Perkuat Pemasaran Sarhunta Masyarakat di Borobudur

- Jumat, 14 Januari 2022 | 21:15 WIB
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat meninjau salah satu homestay di Dusun Bojong II, Jawa Tengah. (Dok/Kemenparekraf.go.id)
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat meninjau salah satu homestay di Dusun Bojong II, Jawa Tengah. (Dok/Kemenparekraf.go.id)

DOBRAK.CO - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan memperkuat pemasaran sarana hunian pariwisata (Sarhunta) milik masyarakat seperti homestay yang ada di kawasan strategis pariwisata nasional Borobudur dengan pendekatan online marketing serta digitalisasi.

Upaya ini diharapkan dapat menambah daya tarik Destinasi Super Prioritas (DSP) Borobudur sehingga akan menarik lebih banyak wisatawan yang datang, selain juga mendorong kebangkitan ekonomi dengan membuka lebih banyak lapangan kerja.

Sebelumnya Kemenparekraf memberikan dukungan berupa pengisian fasilitas sarana dan prasarana Sarhunta/Homestay milik masyarakat yang dibangun oleh KementerianPUPR. Total ada 382 homestay yang telah dibangun KementerianPUPR di sekitar Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur. Selain juga penataan kawasan.

"Saya bersyukur dipertemukan lagi dengan Pak Sahir (salah satu pemilik homestay), karena beberapa bulan lalu saat pelatihan di Balkondes Tuksongo, Pak Sahir mengajukan satu ungkapan bahwa Sarhunta yang sudah baik dibangun KementerianPUPR belum bisa beroperasi karena belum ada kelengkapan," kata Menparekraf Sandiaga Uno saat meninjau salah satu homestay di Dusun Bojong II, Kelurahan Mendut, Kecamatan Mungkid, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (14/1/2022).

Baca Juga: Resmikan Bendungan Bintano Bano, Jokowi: Semoga Bantu Ketahanan Pangan di NTB

Menparekraf Sandiaga menjelaskan, saat itu pihaknya memahami kebutuhan tersebut dan langsung gerak cepat dengan mencoba memenuhi apa yang menjadi kebutuhan. Sehingga hari ini Sarhunta milik masyarakat sudah memiliki fasilitas yang lebih lengkap sesuai dengan standarisasi kebutuhan wisatawan.

"Saat itu kami langsung bergerak cepat, secara tegas kita hadir untuk memahami kebutuhan Pak Sahir. Dan alhamdulillah homestay yang baru saja saya kunjungi sudah memiliki kelengkapan seperti tempat tidur, kasur, TV, air hangat, AC, lengkap dengan lemari dan peralatan salat. Semua lengkap dan harganya hanya Rp200.000," kata Sandiaga.

Tugas Kemenparekraf tentu tidak berhenti. Selanjutnya Sandiaga mengungkapkan pihaknya akan memfasilitasi pemasaran Sarhunta masyarakat melalui pendekatan online marketing serta digitalisasi. Termasuk bekerja sama dengan berbagai pihak seperti industri.

Selain itu juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia masyarakat dalam pengelolaan homestay, sehingga dapat memberikan layanan yang prima bagi wisatawan.

"Termasuk juga menyelenggarakan kegiatan atau event seperti Borobudur Marathon, Olimpiade Matematika dan Fisika kita akan hadirkan di sini. Sehingga wisatawan yang datang bisa merasakan sensasi tinggal di Sarhunta. Ini akan jadi tugas kita, mudah-mudahan ini jadi kebangkitan ekonomi terbuka peluang usaha bagi masyarakat sehingga lapangan kerja terbuka dan penghasilan masyarakat terangkat lagi," kata Sandiaga.

Halaman:

Editor: Reza Fauzan

Tags

Terkini

Program PEN Bantu Turunkan Jumlah Penduduk Miskin

Sabtu, 22 Januari 2022 | 01:14 WIB

Kinerja Ekspor Impor Indonesia Terus Membaik

Sabtu, 22 Januari 2022 | 00:55 WIB

Kepala BKF Ungkap Arah Kebijakan Fiskal 2022

Rabu, 19 Januari 2022 | 05:09 WIB
X